Posted by: tasbih | July 13, 2007

SAJAK: HATIKU SEDIH MELIHAT MANUSIA TERBIAR

HATIKU SEDIH MELIHAT MANUSIA TERBIAR

Hatiku sedih melihat manusia khususnya Umat Islam
Mereka serba-serbi terbiar
tidak ada yang benar-benar menjadi penyelamat
Kalaupun ada nampaknya
hendak menjadi penyelamat
ada kepentingan diri, ada udang di sebalik batu
Penyelamat tidak juga sampai, mereka tetap terbiar
Ada juga yang ingin jadi penyelamat
tapi jahil tidak tahu caranya
Masalah manusia tidak diselesai-selesai juga
Ada di kalangan manusia fakir, miskin
papa kedana, kehidupan mereka tidak terurus
Tidak ada siapa yang membela dan memikirkan
Kerana kesusahan mereka terdedah
kepada berbagai-bagai penyakit
tidak ada siapa yang memperdulikan
Ramai di kalangan mereka tidak kenal Tuhan
dan tidak memperdulikan Tuhan
Tidak ada siapa yang hendak menyampaikan
risalah Tuhan kepada mereka
Kalau ada pun yang datang
berdakwah kepada mereka
lebih bermotif politik atau ada tujuan hidup
Maka agama mereka tetap terbiar
mereka tetap kehilangan Tuhan
Kerana kehilangan Tuhan
maka hilanglah kasih sayang sesama manusia
Bila hilang kasih sayang sesama manusia
berlakulah hasad dengki
hina-menghina, kata-mengata
Lahirlah fitnah-memfitnah
jatuh-menjatuhkan, mementingkan diri
Maka krisis, pergaduhan dan peperangan
berlaku di kalanagan manusia
Lebih-lebih lagi tidak ada siapa
yang datang menjadi pendamainya
Kalau ada pun nampaknya pendamai
macam cerita kucing
melantik hakim seekor beruk
Kucing tetap berkelahi, beruk yang senang
dan kenyang atau mendapat untung
Ada penguasa-penguasa dan orang-orang kaya
menindas dan menzalim
Mereka melakukan sewenang-wenangnya
dengan kekuasaaan dan kekayaannya
Namun tidak ada pun tangan-tangan besi
yang dapat menghalangnya
Kalaupun ada tangan-tangan yang hendak
menghalangnya tapi tangan yang lumpuh
Namun penindasan dan penzaliman
tetap bermaharajalela
Aku memohon maaf kepada-Mu Tuhan
kerana tidak dapat menjadi pembela
atau penyelamat
Janganlah kerana kemiskinan dan tidak sampainya
risalah Islam kepada mereka
aku dipersalahkan
Jangan pula seluruh kesalahan mereka
dipertanggungjawabkan kepada bahuku
Aku memohon maaf dan ampun
di atas kelemahanku Tuhan
Janganlah Engkau bertindak ke atas diriku

6 Safar 1421


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: